20 Makanan Khas Sumatera Utara yang Bikin Nagih

Makanan Khas Sumatera Utara – Sumatera Utara merupakan sebuah nama provinsi yang dengan banyak kota besar didalamnya, diantaranya ialah Medan yang sekaligus menjadi ibu kota provinsi Sumatera Utara.

Penduduk Sumatera Utara mayoritas adalah keturunan dari Batak, sehingga kebanyakan makanan khasnya dibuat dan dipengaruhi oleh orang-orang Batak.

Ciri utama dari makanan khas Sumatera Utara yakni Medan ialah dengan menggunakan buah andaliman yang mempunyai cita rasa pedas getir. Selain itu, ada juga olahan dari daging dan ikan yang tetap mendominasi, dan biasanya makanan khas ini berkuah.

Karena adanya andaliman, rasa dari berbagai masakan khas Sumatera Utara mempunyai daya cita rasa yang sangat berbeda dengan makanan khas daerah lain. Kuliner Sumatera Utara memang menjadi salah satu hal yang perlu disambangi untuk mengetahui bahwa Indonesia itu sanat menarik.

Kekayaan cita rasa dan bumbu khas di Sumatera Utara adalah alasan utamanya mengapa kita harus merasakan masakan khas Sumatera Utara.Kuliner Sumatera Utara khususnya Medan yang menjadi pusat pemerintahan provinsi banyak dipengaruhi oleh rasa dan aroma dari seluruh etnis dan suku diprovinsi yang mempunyai danau terbesar di Asia Tenggara ini.

Nah ini ada rekomendasi bagi sahabat semua yang ingin menggali lebih dalam tentang Makanan khas Sumatera Utara dengan segala cita rasanya yang akan menggoyang lidah para sahabat semua.

 

Anyang pakis

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Anyang Pakis/tanjungbalaikota.go.id

 

Diprovinsi Sumatera Utara tepatnya berada di Kabupaten Asahan, terdapat makanan khas daerah tersebut yang bernama anyang pakis. Makanan khas Sumatera Utara ini dibuat dari tanaman pakis atau lebih dikenal dengan sebutan tanaman paku.

Masakan ini diberikan bumbu tambahan berupa kelapa yang sudah disangrai. Sekilas memang tampilannya sangat mirip dengan urap, namun yang menjadi pembeda yakni penggunaan kelapa sangrai yang mrip dengan serundeng ini.

Padahal jika diteliti lebih lanjut, maka bumbu yang dipakai sangatlah mirip yakni ada daun jeruk, bawang merah, kencur dan juga serai.

Untuk anda para pecinta kuliner jangan khawatir dengan pembuatannya, karena pembuatan dari makasan khas Sumatera yang satu ini sangatlah gampang.

Rempah-rempah seperti daun jeruk dan bumbu lain yang sudah dijelaskan diatas tadi dihaluskan kemudian disangrai bersama dengan parutan kelapa dan pakis.

Namun sebelum dimasukkan ke dalam wajan berisi dengan kelapa parut dan bumbu halus, amak pakis harus terlebih dahulu dikukus.

Jika ingin memperkaya menu isian, dapat ditambah dengan tauge, daun pepaya, ataupun kacang panjang bersama pakis uang juga harus dikukus terlebih dahulu.

Makanan ini juga enak jika dikonsumsi tanpa nasi da biasanya ditemukan pada pusat jajanan ramadhan di Jalan Imam Bonkol dan Jalan Rivai, namun biasanya makanan ini hanya ditemukan pada saat bulan puasa saja.

Walaupun pakis dan kelapa sangatlah melimpah di Asahan, namun jajanan tradisional ini justru diabaikan, sehingga hanya muncul saat bulan puasa atau acara tertentu saja.

Nah ini akan menjadi tugas kita sebagai pemuda pemudi Indonesia yang cinta tanah air untuk tetap melestarikan segala kekayaan budaya Indonesia termasuk makanan khasnya juga. Terlebih untuk anda sendiri penduduk Sumatera Utara khusunya penduduk Kabupaten Asahan.

Bika Ambon

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Bika Ambon/ecs7.tokopedia.net

Nama bika ambon sendiri diberikan pada makanan khas Sumatera Utara dikarenakan makanan ini adalah olahan bika yang sedikit ada modifikasi dengan Jalan Ambon sebagai tempat pertama ketika bika itu dibuat dan dijual.

Jalan Ambon yang dimaksud bukan jalan di Kota Ambonnya sendiri yang berada di Maluku, melainkan ada sendiri di Medan. Untuk lebih jelasnya, bika ambon adalah sejenis kue yang dibuat dari adonan tepung, santan, gula, dan kuning telur, namun nantinya akan difermentasikan dengan menambah air nira.

Penggunaan air nira kelapa itulah yang akan membuatnya menjadi berbeda dan akan menjadi produk baru yakni makanan khas dari Ibu Kota Sumatera Utara yakni Medan.

Bahkan menurut pendapat salah satu penjual bika, untuk bisa membuat bika ambon tersebut agar dapat mengembang dengan baik dan sempurna, maka telur yang digunakan adalah telur ayam yang baru menetas satu hari dan penggunaan santannya harus berasal dari pinggir pantai.

Tidak hanya itu, adonan yang telah dibuat harus difermentasikan air nira selama 7 jam agar menghasilkan rasa yang benar-benar dapat menggoyang lidah. Baru setelah adonan yang telah dibuat sudah lengkap, ditambah dengan perasa makanan yang selanjutnya dioven selama 1 jam.

Makanan khas Sumatera Utara yang berwarna kuning ini dapat ditemui di Jalan Majapahit, Medan Petisah, bahkan ada disekitar 30 sampai 40 toko yang sudah menjual makanan khas Sumatera Utara yang berupa kue ini. Dan makanan khas ini sangat cocok jika dibuat untuk buah tangan yang akan diberikan kepada orang-orang spesial anda.

LEMANG

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Lemang/bengkuluprov.go.id

Lemang merupakan makanan khas Sumatera Utara yang konon katanya dibuat oleh bangsa Melayu, sehingga makanan ini tersebar luas di Indonesia, Singapura, Malaysia, bahkan sampai Brunei Darussalam.

Di Indonesia khususnya Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang sangat dikenal sebagai tempat yang paling mudah untuk menemukan Lemang, bahkan ada salah satu kota yang bernama Kota Tebing Tinggi punya julukan yakni Kota Lemang.

Nah apa sih sebenarnya Lemang itu? Lemang merupakan sebuah makanan yang terbuat dari beras ketan yang sudah dicampurkan dengan santan dengan melalui proses memasakan yang menggunakan banyak sekali bumbu dan rempah-rempah.

Nasi ini terlebih dahulu dibungkus oleh daun pisang atau langsung daun pisang dimasukkan ke bambu terlebih dahulu yang kemudian nanti baru beras ketannya dimasukkan.

Yang unik dari memasak lemang yakni cara membakarnya, karena biasanya bambu akan dibakar dengan posisi berdiri tegak menghadap bara api. Setelah lemang sudah matang maka lemang bisa langsung disajikan dimakan atau diberi tambahan lauk.

Masykarakat Medan biasanya memakan lemang dengan cara memberi tamabahan isian yangbercita rasa manis, misalnya itu kinca, serikaya, dan selai. Akan tetapi ada juga yang menambahkan rendang telur, serta lauk pauk yang lainnya, dan lebih uniknya lagi lemang ini juga bisa dimakan dengan buah seperti durian.

Rasa lemang yang original tanpa tambahan adalah rasa asin gurih. Rasa ini timbul karena ada santan yang masuk ke beras ketan, bahkan terkadang ada yang menambahkannya dengan garam supaya rasa dari makanan khas Sumatera Utara ini lebih terasa.

BIHUN BEBEK

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Bihun bebek/i.pinimg.com

Di Sumatera Utara terdapat sebuah kedai sederhana namun kelebihan dari kedai tersebut mempunyai sebuah olahan bernama Bihun Bebek Asie yang disebut-sebut sebagai olahan Bihun Bebek paling mahal diseluruh Medan. Harganya satu porsi mampu mencapai 60 ribu lebih, padahal isi dari satu porsi tersebut hanya bihun dan daging bebek saja.

Tapi jangan heran dulu sahabat, karena ada harga ada kualitas. Pada satu mangkuknya, terdapat bihun bebek yang diatasnya ada suwiran daging bebek yang sangat berlimpah bercampur dengan kuahnya yang tiada tandingannya. Belum juga terdapat rasa yang khas dari bihunnya sendiri yang khas yang tidak ada duanya di dunia ini.

Untuk membuat bihun, kedai sederhana ini menggunakan bahan dasar tepung beras yang telah dicampur dengan kanji yang kemudian dijadikan kecil-kecil seperti bihun seperti pada umumnya. Setelah selesai dimasak, bihun ini kemudian dimasukkan kedalam mangkuk yang sudah diberikan kaldu bebek yang bening tanpa lemak atau minyak sedikitpun.

Agar penampilannya semakin membuat kita tergoda bihun tersebut diberikan suwiran daging bebek untuk menghiasi atasnya dengan ditambahkan taburan kucai. Masakan yang banyak ditemukan di Jalan Kumango Medan ini memiliki rasa gurih yang sangat enak, namun juga ada rasa asam yang samar-samar.

SOTO UDANG

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Soto udang/makananoleholeh.com

Penemuan soto udang ini mengandung banyak cerita yang unik, karena olahan soto ini ditemukan secara tidak sengaja oleh para penjual soto.  Awalnya memang berupa soto daging sapi yang dijual, namun kalangan Budha dan Hindu disana tidak mengonsumsi daging sapi, maka sebagai alternatifnya daging sapi tersebut diganti dengan daging ayam, namun lambat laun si penjual menambahkan udang didalam satu porsinya agar rasanya juga semakin enak.

Untuk bumbu yang digunakan masih sama seperti bumbu soto pada umumnya, yakni garam, serai, daun salam, daun jeruk, merica, dan juga daun bawang. Serta ada juga tambahan bumbu halus dari bawang merah, ketumbar, bawang putih, jahe bakar, kunyit, dan juga lengkuas.

Dari bumbu tersebut akan dibuat kaldu ayam. Selain ayam tersebut dibuat kaldu, ayam juga akan dibakar sebagai suwiran daging untuk ditaburkan diatas satu porsi soto.

Sedangkan bumbu halus akan digunakan sebagai bumbu untuk memasak udang yang akan dicampur dengan kaldu ayam dan juga untuk memasak ayam panggangnya. Setelah semuanya sudah matang, maka nanti langsung akan disajikan dalam mangkuk yang akan ditaburi daun bawang diatasnya.

Rasanya yang gurih akan dikolaborasikan dengan renyahnya udang dan rasa khas yang berasal dari ayam panggangnya sendiri, sehingga akan semakin menambah rasa kenikmatan soto tersebut. Dengan adanya udang juga akan menambah kekayaan rasa sekaligus akan memberikan tambahan gizi berupa protein hewani yang lumayan tinggi.

SAYUR GURIH TAUCO

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Sayur Gurih Tauco/akcdn.detik.net.id

Makanan khas Sumatera Utara memang sangat identik dengan masakan yang berkuah termasuk sayur gurih tauco ini. Sayur ini mempunyai kuah dari santan yang didalamnya juga terdapat udang dan daging sapi yang dibumbui  dengan bumbu tauco. Karena adanya tauco inilah yang akan membuat perbedaan dari kebanyakan sayur gurih lainnya.

Tidak hanya itu saja, penambahan tauco juga akan menciptakan kuah yang berasa sangat berbeda dari kuah lainnya dan akan mempunyai aroma yang sangat khas. Adanya tauco yang dibuat secara fermentasi ini menandakan bahwa sayur gurih juga mendapat pengaruh dari masakan China dan akan menciptakan rasa pedas gurih.

Rempah yang digunakan adalah bawang putih dan bawang merah yang dipotong yang kemudian ditumis terlebih dahulu, baru dimasukkan cabang halus, cabai hijau, cabai merah, serai, lengkuas, dan juga jahe. Setelah cabai hijaunya sudah layu, dan sudah beraroma harum, selanjutnya udang dan daging sapi rebus dimasukkan sebelum pada akhirnya nanti kita memasukkan tauco.

Terakhir santan, merica, dan juga garam dimasukkan untuk menghasilkan kuahnya. Tunggu sampai matang dan nanti baru bisa disajikan. Untuk menambah kekayaan rasa serta pengganja perut, potongan lontong sayur ataupun ketupat bisa dimasukkan.

Belum lagi ada tambahan menu-menu masakan yang lainnya, seperti telur rebus, buncis, nangka muda, kering tempe, serundeng, rendang atau yang lainnya.

KARI

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Kari/makananoleholeh.com

Kari memang bukan olahan asli Asia Tenggara, namun kari adalah olahan yang berasal dari Asia Selatan tepatnya dari India, dan kini telah menyebar hingga ke Indonesia. Karena telah lama masuk Indonesia, pada akhirnya ada modifikasi terhadap bumbu-bumbu yang digunakan, sehingga rasanyapun jadi rasa Indonesia sekali.

Makanan yang disebut juga kare ini juga mempunyai rempah yang berupa ketumbar, merica, kunyit, jintan, cabai, kapulaga, bubuk kaprika, cengkeh, kayu manis, adas manis, bunga lawang, daun salam, dan kelabet. Dan biasanya kari ini akan disajikan bersama dengan kuah yang dicampur dengan isian berupa sayur, bihun dan juga daging.

Dimedan juga terdapat rumah makan yang tidak pernah sepi pelanggan ketika jam makan siang tiba yakni Rumah Makan Tabona yang berlokasi di Jalan Mangkubumi dengan menu utamanya adalah kari. Disana menjual 3 varian kari, yakni kari bihun, kari ayam, dan juga kari sapi.

Karena rasanya yang sangat menggoyang lidah, maka uang 26 ribu untuk satu porsi terasa tidak sia-sia dan sangat sepadan dengan rasanya yang luar biasa. Selain itu, disana juga terdapat menu pelengkap makanan yang dikenal luas di Jepang yang berupa krupuk sate, emping, dan lain-lain untuk menemani rasa kuah kari yang pedas gurih.

KUE PUTU BUMBU

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Kue Putu Bumbu/makananoleholeh.com

Salah satu makanan khas Sumatera Utara yang tidak kalah enak ialah kue putu bumbu. Makanan khas ini dibuat dari tepung beras yang kemudian diisi dengan gula merah dengan disertai aroma pandan yang sangat khas. Rasa dari kue putu bumbu ini sangat lembut dan legit serta gula merah yang akan lumer ketika semua itu sudah masuk kedalam mulut.

Di Medan kue ini biasa dijajakan dengan menggunakan gerobak bersama kue khas Sumatera Utara yang lainnya seperti kue mayang ataupun klepon.

Untuk membuat kue tersebut terbilang sangat unik, mengingat untuk membuat kue tersebut dibutuhkan cetakan yang berupa bambu yang ditaruh di dalam kukusan. Bambu tersebut nantinya akan diisi dengan tepung beras, kelapa, dan gula merah.

Harga dari kue ini sepadan dengan rasanya yang sangat menggugah selera yakni antara 1.000 rupiah hingga 1.700 rupiah per batangnya. Akan tetapi dengan harga seperti itu sudah membuat kita belajar untuk senantiasa melestarikan kue tradisional yang ada di Sumatera Utara.

BUBUR PEDAS

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Bubur Pedas/3.bp.blogspot.com

Ada beberapa makanan khas Sumatera Utara yang biasanya dijadikan menu wajib didalam buka puasa, makanan tersebut tidak lain adalah bubur pedas. Bahkan dibeberapa masjid besar di daerah Medan pengurus masjid biasanya telah menyiapkan makanan ini.

Seperti halnya dengan bubur pada umumnya, bahan untuk membuatnya adalah beras yang kemudian akan diberikan daging dan sayur. Lalu akan ditambahkan dengan rempah-rempah yang lumayan banyak, tidak terkecuali cabai yang akan menciptakan sensasi rasa pedas namun juga akan terasa lembut ketika masuk kedalam mulut.

Kebanyakan bubur pedas ini muncul ketika bulan Ramadhan saja, yang biasanya akan ditemui di masjid-masjid atau pusat penjualan takjil di sudut kota. Bubur pedas memang sama layaknya bubur yang lain, akan tetapi yang menjadi ciri khas dan pembedanya adalah rasanya yang pedas ini.

Tidak hanya daging dan sayur saja, bubur pedas ini juga dihiasi dengan menu pelengkap, yakni sayuran yang berupa pakis dan toge yang dimasak bersama udang kering, cabai, asam jeruk, dan juga serundeng.

Para warga sangat menyukai ketika bubur ini diberi dengan tambahan makanan pelengkap yang akan membuat rasanya menjadi lebih bervariasi. Ada salah satu masjid yang setiap bulan Ramadhan menyediakan bubur pedas gratis yakni Masjid Raya Medan.

ARSIK

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Arsik/i.pinimg.com

Di daerah Tapanuli terdapat arsik ikan yang dibuat dengan menggunakan bahan utama ikan mas atau ikan lain. Tapanuli adalah daerah pesisir, sehingga makanan khas yang menggunakan bahan dasar ikan akan sangat mudah untuk meningkatkan nilai jual ikan.

Arsik ditemukan oleh suku Batak, dan mempunyai nama lain yakni ikan mas bumbu kuning. Sebutan ini diberikan karena memang makanan khas Sumatera Utara ini dibuat dari bumbu kuning. Akan tetapi tidak hanya ikan mas saja yang akan dijadikan bahan dasar, karena kita juga bisa menggunakan ikan yang lainnya seperti ikan kakap dan ikan kembung.

Dalam membuat arsik membutuhkan perpaduan bumbu rempah seperti asam cikala atau buah kecombrang dan juga andaliman. Selain itu untuk membuat warna kuning, maka dibutuhkan juga serai dan juga lengkuas. Setelah itu bumbu halus tersebut dilumurkan kedalam ikan hingga merata.

Yang menjadikan keunikan ketika memasak makanan khas Sumatera Utara ini, sisik ikan tidak perlu dibuang. Jika semua bumbu sudah dilumuri kedalam ikan selanjutnya ikan digoreng dengan menggunakan api kecil hingga ikan tersebut mengering.

Arsik ini sangat enak karena bumbunya dapat meresap kedalam ikan. Arsik juga sangat cocok disajikan sebagai menu utama ataupun sebagai lauk pauk pendamping nasi.

NANIURA

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Naniura/static.republika.co.id

Mungkin ada masakan Jepang yang namanya sashimi, yakni ikan mentah yang dapat langsung dimakan yang diberi dengan penyedap rasa berupa kecap asin, wasabi dan juga parutan jahe. Di Sumatera Utara juga ada masakan khas yang sangat mirip dengan masakan khas Jepang yakni naniura.

Naniura adalah makanan yang terbuat dari ikan mas yang diasami, sedangkan yang membuat makanan khas Sumatera Utara ini mirip dengan sashimi  ialah karena ikan tersebut tidak dimasak sama sekali.

Nah apa yang membuat masakan ini memiliki rasa yang sangat luar biasa? Ya karena diasami inilah ikan tersebut dapat dimasak secara kimiawi yang membuat ikan menjadi tidak amis dan bumbu dapat merasuk kedalam ikan.

Awalnya makanan khas Sumatera Utara ini hanya diperuntukkan untuk para raja dan bangsawan, salah satu raja yang sering mengonsumsi naniura ialah raja Sisingamangaraja. Bahkan orang yang memasaknyapun ialah koki kerajaan yang sudah sangat ahi dalam menyajikannya.

Akan tetapi, makanan khas Sumatera Utara ini sudah dikonsumsi oleh khalayak umum dan juga bisa dibuat oleh siapa saja. Rasa ikan akan terasa sangat ketir dimulut, sehingga masyarakat Tapanuli sering mengonsumsinya dengan tuak atau minuman bersoda lainnya.

Salah satu rumah makan yang menyediakan naniura ini sangat banyak, diantaranya ialah Rumah Makan Fly Over dan juga rumah makan lainnya yang juga menyediakan masakan Batak.

NATINOMBUR

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Natinombur/i2.wp.com

Natinombur ialah oalah dari ikan yang atasnya disiram bumbu, akan tetapi berbeda dengan naniura yang ikannya tidak dimasak, justru natinombur ikan yang digunakan dimasak terebih dahulu. Nama lain dari natinombur ialah ikan tombur, karena dahulu makanan ini harus direbus terlebih dahulu yang sangat sesuai dengan namanya yakni tombur yang berarti rebus.

Menurut ceritanya, awalnya para nelayan ingin menyantap ikan dengan cara yang sederhana, sehingga ketika ada ikan yang tertangkap mereka langsung membakarnya kemudian bumbu yang digunkan sebelum dihaluskan akan direbus terlebih dahulu yang kemudian akan ditaburkan diatas ikan. Inilah awal dari kata tombur, walaupun kini bumbu tidak lagi direbus melainkan ditumis.

Ikan yang cocok untuk membut natinombur ialah ikan mas atau ikan mujair. Kita bisa menggunakan ikan yang lainnya seperti ikan guramai atau nilai merah, namun akan membuat rasanya menjadi berbeda.

Makanan yang berasal dari suku Batak ini kini dibuat dengan cara ikannya dibakar atau digoreng terlebih dahulu, baru kemudian diberikan bumbu hasil dari tumisan. Bumbu yang ditumis adalah dari bahan rempah yang berupa bawang merah, kemiri, jeruk nipis, andaliman, dan juga jahe yang akan dicampur ketika kita akan menumisnya.

Karena adaya rempah andaliman maka akan tercipta rasa pedas getir ditambah dengan rasa ikan bakarnya yang nikmat dengan aroma khas dari proses pembakaran.

Manuk Napinadar

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Manuk Napinada/1.bp.blogspot.com

Sebutan manuk napinadar mungkin sangat asing kita dengar, semua hal itu dikarenakan memang jarang sekali di warung-warung atau rumah makan sangat jarang menjualnya. Bahkan di daerah asalnyapun, manuk napinadar hanya disajikan saat acara adat saja.

Olahan manuk napinadar ini adalah olahan dari ayam goreng atau panggang, namun yang membedakan adalah adanya satu bumbu yakni andaliman. Rempah tersebut juga dikenal merica batak karena ditempat lain sangat sulit ditemui, namun sangat subur di daerah Sumatera.

Selain itu, manuk napinadar biasanya menggunakan darah ayam itu sendiri sebagai sambalnya, namun kini penggunaan sambal darah diganti dengan serundeng. Bumbu untuk mengolah makanan khas Sumatera Utara ini juga dibutuhkan cabai merah, cabai rawit, kemiri, kencur, bawang merah, bawang putih, asam, jahe dan tidak ketinggalan yakni andaliman.

Semua rempah dihaluskan terlebih dahulu sebelum pada akhirnya akan disiramkan diatas ayam kampung yang sudah dipanggang. Rasanya getir dan pedas karena adanya cabai ataupun andaliman, karena melalui proses pemanggangan, namun dagingnya masih tetap empuk.

Ada juga aroma panggangan yang semerbak yang membuat makanan khas Sumatera Utara yang satu ini menggoyang lidah para pecinta kuliner. Jadi untuk anda para pecinta kuliner wajib mencoba makanan khas Sumatera Utara yang satu ini.

SAKSANG

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Saksang/1.bp.blogspot.com

Saksang sangat berbeda dengan manuk napinadar, jika manuk napinadar ialah olahan yang berbahan dasar ayam kampung yang dilumuri darah, saksang juga sama dibumbui dengan darah. Namun daging yang digunakan adalah daging babi, anjing, atau kerbau.

Namun dengan seiring berjalannya waktu, penggunaan darah diganti dengan bumbu sambal saja yang biasanya disebut dengan na so margota. Uniknya lagi, selain cincangan daging dan bumbu, saksang juga diberi santan untuk membuat makanan khas Sumatera Utara yang satu ini menjadi lebih sedap.

Sedangkan untuk bumbu yang digunakan adalah andaliman, cabai, merica, serai, bawang merah, ketumbar, bawang putih, daun salam, lengkuas, kunyit, jahe, dan jeruk purut yang telah dihaluskan dengan santan.

Makanan khas Sumatera Utara yang satu ini dibuat oleh suku Batak. Dan makanan ini sering disajikan dengan nasi, karena saksang ini adalah lauk pauk. Untuk mendapatkan makanan khas ini sangat mudah cukup berkunjung ke Rumah Makan di Medan atau lapo (kedai tradisional masyarakat Batak).

Selain itu diacara adat juga sering kali disajikan saksang, misalnya pada acara pernikahan. Namun karena menurut umat Islam makan daging babi, daging anjing dan juga darah itu hukumnya haram, maka undangan dan tamu sering kali tidak memakannya.

Tetapi ada juga yang menggunakan daging kerbau dan tanpa darah, sehingga dihalalkan bagi umat Islam untuk dimakan. Rasa daging yang sangat enak, belum lagi dengan adanya bumbu rempah yang melimpah yang merasuk sampai ke dalam daging.

Kolak Durian

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Kolak Durian/rini1113016.files.wordpress.com

Mungkin kita akan sangat sering menemukan kolak itu dibuat dari ubi ataupun pisang, namun di Sumatera Utara ada yang namanya kolak durian yang berbahan dasar daging durian.

Penggunaan daging mempunyai tujuan yakni untuk meningkatkan nilai jual durian dan memanfaatkan sumber daya alam yang sangat melimpah di Medan. Satu porsi makanan khas Sumatera Utara yang satu ini tidak hanya berisi durian dan air saja, namun ada tambahan yakni kolak pisang kepok, jagung manis rebus, gula aren, ketan putih yang dikukus, dan juga santan.

Rasanya akan sangat manis dimulut karena jagung, pisang dan juga durian sudah mempunyai rasa manis, dan belum juga ditambah dengan gula aren yang membuat rasa manis akan semakin kuat.

Salah satu produsen kolak durian ialah Kolak Durian ” Mantap ” yang memakai daging durian dari daerah Sidikalang yang dikenal dengan rasa dan aromanya yang nikmat. Makanan khas Sumatera Utara ini banyak sekali peminatnya, khususnya saat bulan Ramadhan.

Biasanya saat siang hari, banyak penjual yang datang di Universitas Sumatera Utara (USU) yang terletak di Jalan Doktor Mansyur. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, yakni mulai dari 8 ribu rupiah untuk satu porsi yang berisi sangat banyak jenis kolak.

Daun Singkong Tumbuk

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Daun singkong Tumbuk/img-global.cpcdn.com

Makanan khas Sumatera Utara yang satu ini menggunakan daun singkong yang agak jarang didengar orang, namun di Medan mereka memiliki daun singkong tumbuk yang terbuat dari daun ubi kayu. Nama yang diberikan untuk makanan khas Sumatera Utara ini cukup beragam, yakni silalat, gule bulung gadung, dan juga parcak.

Untuk membuatnya cukup mudah, karena memang hanya menyiapkan bumbu halus dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan juga kunyit. Daun singkong yang menjadi bahan utamanya sebaiknya daun yang masih muda.

Selanjutnya diperlukan bahan-bahan lain, seperti daun singkong dicincang kasar, lengkuas dan juga batang serai digeprek, batang kecombrang diiris, dan tidak ketinggalan teh ebi yang telah disedu, disangrai, dan dihaluskan. Bahan lain yang digunakan yaitu garam, minyak, dan santan.

Memasaknya juga mudah, daun singkong dan juga garam direbus terlebih dahulu, baru selanjutya daun singkong yang sudah matang ditiriskan dan ditumbuk halus. Bumbu yang telah disiapkan dimasak dengan minyak panas.

Terakhir daun singkong dan santan dapat dimasukkan bersama bumbu yang telah dimasak tadi. Setelah semuanya sudah matang, daun singkong tumbuk sudah dapat disajikan sebagai teman makan nasi. Dengan bahan utama yang hanya daun singkong saja, kandungan serat olahan ini cukup tinggi. Selain kandungan gizi yang cukup tinggi, rasanya yang enak dan bumbu yang beragam juga menjadi daya tark tersendiri.

Sate Kerang

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Sate Kerang/i0.wp.com

Pada umumnya sate dibuat dari daging kambing atau ayam, namun berbeda dengan Sumtaera Utara. Sate sebagai makanan khas Sumatera Utara ini berbahan dasar kerang. Jika dilihat antara sate lain dengan sate ini mungkin memang tidak ada banyak perbedaan, karena yang membedakan hanya bahan dasarnya saja.

Kerang tersebut nantinya akan ditusuk dengan jumlah 3 sampai 4 kerang. Dengan rasa yang sangat unik dan tentunya berbeda dengan sate pada umumnya, rasanya untuk anda pecinta kuliner wajib untuk menjatuhkan pilihan anda untuk menikmati sate kerang.

Salah satu produsen yang bernama “Sate Kerang Rahmat” yang menjajakan dengan metode yang modern, yaitu dibungkus dengan alumunium foil dengan kotak persegi. Walaupun mungkin pada awalnya dibuat oleh ibunya. Karena keinginannya untuk menjadikan sate kerang sebagai makanan khas Sumatera Utara, maka pak Rahmat Effendi membuat usaha yang menyajikan sate kerang.

Olahan milik pak Rahmat mempunyai tiga varian rasa yang berbeda, yakni original, pedas manis, dan juga pedas. Yang membuatnya berkualitas ialah penggunaan kerang bulu tanpa pasir, sehingga bebas dari limbah laut.

Namun untuk harga memang harganya akan seimbang dengan rasa nikmat yang akan kita peroleh. Harga makanan khas Sumatera Utara yang satu ini dibanderol mulai dari 11ribu sampai 22 ribu per porsinya. Untuk mendapatkan sate kerang, cukup datang ke tempat produksinya yang berlokasikan di Jalan kruing No. 3D.

Sambal Tuktuk

Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Sambal tuktuk/inibangsaku.com

Sambal tuktuk adalah makanan khas dari daerah Tapanuli yang berupa olahan sejenis sambal yang dibuat dengan bahan dasar ikan aso-aso (ikan kembung yang sudah dikeringkan). Penggunaan ikan karena memang di Tapanuli sumber daya ikan sangat melimpah.

Walaupun bahannya hampir sama dengan pembuatan sambal pada umumnya, akan tetapi ada yang membuat sambal tuktuk ini berbeda dengan sambal yang lain yakni, adaya andaliman. Selain ikan aso-aso, ada pula ikan teri tawar yang akan digunakan sebagai jalan alternatif jika ikan kembung sangat sulit ditemukan.

Bahan untuk membuat makanan khas Sumatera Utara yang satu ini adalah ikan aso-aso atau ikan teri, andaliman, bawang merah, bawang putih, kemiri, garam,cabai merah, cabai merah keriting, dan tidak ketinggalan jeruk nipis.

Dalam proses pembuatannya, cukup ikan digoreng sampai matang lalu disuwir-suwir. Bahan seperti bawang, andaliman, kemiri, dan juga bawang disangrai sampai baunya harum. Selanjutnya ikan, ditambah garam, jeruk nipis, dan juga ditambah penyedap rasa akan menambah rasanya semakin menggugah nafsu makan.

Dali Ni Horbo

sambal Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Dali Ni Horbo/www.cometoliketoba.com

Makanan khas Sumatera Utara dengan sebutan dali ni horbo adalah olahan dari susu kerbau yang dimasak dengan berbagai teknik, sehingga akan menghasilkan bentuk susu yang meggumpal seperti keju. Jika pada umumnya keju dibuat dengan bantuan bakteri, dali justru dibuat dengan cara tradisional tanpa bantuan bahan kimia apapun.

Sebutan lain dari dali adalah keju batak atau bagot ni horbo. Hal tersebut dikarenakan bagot yang mempunyai makna susu sesuai dengan bahan dasarnya. Penggunaan susu kerbau juga bukan tanpa alasan, namun semua itu karenakan yang akan diambil hanya dari induk kerbau yang baru melahirkan anak dengan umur 1 bulan.

Begitu pula dengan proses memerahnya yang hanya dilakukan saat pagi hari dan selama 5  ulan diperah, selanjutnya tidak akan diperah lagi. Pada umumnya untuk membuat makanan khas Sumatera Utara yang satu ini hanya membutuhkan susu kerbau bersama dengan air nenas dan air hasil perasan daun pepaya.

Susu kerbau nantinya akan direbus sampai mendidih, kemudian apinya akan dikecilkan lalu ditambah dengan perasan air nenas. Tujuan penggunaan air nenas yaitu supaya susu kerbau mudah mengental, sedangkan penggunaan air perasan daun pepaya untuk menghilangkan bau amis susu.

Setelah air nenas sudah masuk, baru ditambahkan air dau pepaya sampai susu mendidih. Baru setelah ini dali ni horbo sudah siap disajikan. Bila ingin mendapatkan cukup membayar 10 sampai 20 ribu rupiah saja. Rasanya yang luar biasa akan menjadi pilihan yang tepat untuk anda para pecinta kuliner.

Mie Gomak

sambal Serba Serbi Makanan Khas Sumatera Utara
Mie gomak/4.bp.blogspot.com

Mie gomak adalah makanan khas Sumatera Utara berbahan dasar mie yang berasal dari Batak Toba. Sebutan mie gomak bukan tanpa alasan, memang dulunya mie ini dibuat dengan cara digomak atau digenggam dengan tangan. Walaupun mungkin kini tidak lagi dibuat dengan cara yang demikian.

Bahkan mie tersebut juga mendapat julukan spagetti batak karena memang mirip dengan olahan mie spagetti asal Negeri Pizza, yakni Italia. Selain itu, mie ini mempunyai dua varian, yaitu berkuah dan juga goreng.

Namun, kebanyakan makanan khas Sumatera Utara yang satu ini lebih dikenal dengan jenisnya yang berkuah. Biasanya setelah mie ini direbus, nanti akan diberi kuah kaldu ayam yang berbumbu saus, kemudian diisi dengan sayuran.

Seperti kebanyakan olahan Sumatera Utara yang lain, mie gomak juga mempunyai rasa pedas karena adanya andaliman. Untuk satu porsi mie gomak dibanderol 5 ribu rupiah dan biasanya akan ditemukan dikedai pinggir jalan hingga sekolah-sekolah. Agar semakin mantap bisa juga ditambah dengan lauk bakwan, kerupuk ataupun mendowan.

Nah untuk kalian para pecinta kuliner diatas adalah rekomendasi makanan khas Sumatera Utara yang patut anda cicipi. Tidak hanya masakan modern dengan pengemasan yang serba bagus, namun masakan-masakan tradisionalnya mampu membuat mulut anda tidak mau berhenti untuk makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close